BerandaTanda-tanda Alergi Produk Kecantikan dan Tips Mengatasinya

Tanda-tanda Alergi Produk Kecantikan dan Tips Mengatasinya

Tanda-tanda Alergi Produk Kecantikan dan Tips Mengatasinya- Kosmetik memang bisa membuat siapa pun jadi lebih cantik. Sayangnya, tidak semua produk kecantikan aman untuk kulit kita. Ada Beberapa produk yang malah mengandung bahan kimia dan dapat merusak kulit.

tips mengatasi alergi
tips mengatasi alergi

Apalagi saat Anda sedang mencoba Produk Kecantikan, alergi bisa saja terjadi. Sebelum alergi bertambah parah, kita harus mengetahui beberapa tanda-tanda alergi kosmetik pada wajah :

Apa Saja Tanda-tanda Alergi Produk Kecantikan?

Area kulit wajah

Kulit wajah merupakan bagian yang rawan alergi. Dikarenakan kandungan yang ada dalam produk tersebut dapat mempengaruhi fungsi dan struktur kulit dan pada akhirnya akan terjadi peradangan. Jika alerginya ringan dan muncul di awal penggunaan, masih bisa diobati sendiri.

Tetapi apabila Anda tidak menyadari gejala yang timbul dan anda terus memakai produk tersebut, maka alergi yang terjadi kemungkinan akan parah. Jika itu terjadi anda harus konsultasi dan meminta resep ke dokter.

Baca juga: Penyebab Kanker Payudara pada Wanita dan Cara Mencegahnya

Alergi kosmetik dapat menimbulkan berbagai reaksi, seperti gatal-gatal, kondisi ini terjadi saat kulit wajah bereaksi terhadap zat yang merupakan alergen. Gejala yang bisa timbul yaitu, kesemutan, kulit terasa perih, panas, gatal, bengkak, dan muncul ruam.

Tanda-tanda jika anda mengalami alergi produk kecantikan yang terjadi pada kulit wajah biasnaya muncul selang beberapa menit hingga satu jam setelah menggunakan produk tersebut. Dalam kebanyakan kasus yang terjadi, gejala satu ini akan membaik dengan sendirinya dalam waktu sekitar 1 hari 1 malam / 24 jam. Jika gejalanya tidak kunjung hilang, segera temui dokter.

Gejala berupa, kulit kemerahan, bengkak, kulit gatal, muncul jerawat yang tidak normal. Dalam beberapa kasus, reaksi alergi dapat menyebabkan komedo dan kulit menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi). Penyakit kulit seperti dermatitis atopik dan dermatitis seboroik juga dapat terjadi akibat alergi kosmetik.

Area di sekitar mata

Untuk menghias area di sekitar mata, mungkin Anda pernah menggunakan eyeliner, maskara, eye shadow, concealer, atau foundation. Jika Anda memiliki alergi terhadap suatu jenis produk riasan mata karena kandungan kimianya, Anda mungkin mengalami: Ruam Munculnya ruam bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Namun, secara umum kondisi kulit awalnya berwarna kemerahan, gatal, dan bisa mengelupas di area kulit sekitar mata. Ini adalah tanda pertama munculnya alergi kosmetik. Mata bengkak Selain timbulnya ruam, kelopak mata bisa menjadi bengkak dan berair akibat reaksi peradangan.

baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata Serta Makanan yang Baik Untuk Mata

Kondisi ini bisa ringan dan parah, bahkan menjalar ke area pipi bagian atas. Ini bisa terjadi diikuti dengan munculnya ruam. Iritasi mata Dilaporkan dari Live Strong, riasan mata seperti eyeliner atau maskara yang menyentuh permukaan mata akan menyebabkan konjungtivitis.

Ini adalah infeksi pada selaput transparan mata yang membuat pembuluh darah terlihat dan area putih pada bola mata menjadi merah (mata merah). Saat gejala ini muncul, Anda mungkin merasa mual atau sensitif terhadap silau.

Area bibir

Pengguna produk kosmetik pada bibir juga bisa menimbulkan reaksi alergi. Alergi dengan penggunaan lip balm, lip cream, lipstik, atau produk bibik lainnya

 dapat menngakibatkan peradangan di bibir yang juga disebut cheilitis. Biasanya bibir akan terasa gatal, menjadi kering, kemerahan, dan bengkak. Yang perlu diperhatikan saat mencoba produk kosmetik baru.

Dari ciri-ciri alergi kosmetik yang telah diuraikan, gejala ringan yang paling sering ditemui adalah gatal-gatal. Bila Anda merasakan gatal di area yang bersentuhan dengan produk yang anda gunakan, ada baiknya agar anda menghentikan penggunaan produk tersebut. Jika reaksi alergi tersebut benar-benar membuat Anda tidak nyaman, segera temui dokter.

Baca juga: Gejala Penyakit Jantung dan Cara Mengatasinya

Sebaiknya uji sensitivitas produk pada kulit terlebih dahulu. Caranya dengan menggosokkan sedikit produk ke tangan Anda. Jika Anda merasa gatal atau tampak kemerahan, kemungkinan Anda tidak kompatibel dengan produk tersebut. Sebelum membeli, sebaiknya cari tahu dulu apa kandungan produknya.

Beberapa zat seperti paraben, quaternium-15, ftalat, dan alergen lain mungkin perlu dihindari. Sebenarnya alergi ini tidak hanya disebabkan oleh bahan-bahan produk, kebersihan make up juga sangat berpengaruh.

Maka Anda harus benar-benar memperhatikan kebersihan tangan dan alat-alat makeup yang digunakan. Juga perlu di ingat, gunakan produk kosmetik dengan bijak, tidak terlalu kental dan harus dibersihkan saat akan tidur.

Apa Penyebab Alergi Produk Kecantikan?

Salah satu penyebab alergi kosmetik adalah zat yang ada di dalamnya. Beberapa zat yang ada di dalam produk kosmetik justru dapat menimbulkan respon negatif pada kulit. Beberapa penyebab umum alergi kosmetik adalah sebagai berikut :

Wewangian

Salah satu alergen kosmetik yang paling umum adalah wewangian. Beberapa produk perawatan kulit, seperti krim wajah dan serum hingga sampo, biasanya mengandung pewangi.

Logam

Logam juga mengandung zat yang menyebabkan alergi kosmetik. Logam, seperti seng, kobalt, besi, merkuri, dan aluminium, dapat ditemukan di sejumlah produk kosmetik, seperti lipstik, eyeliner, pewarna rambut, dan cat kuku.

Sulfat

Sodium laureth sulfate dan sodium lauryl sulfate sama-sama jenis kandungan sulfat yang bisa menyebabkan alergi kosmetik. Kandungan SLS banyak ditemukan di sejumlah produk pembersih kulit, seperti sabun mandi, sampo, dan sabun bayi. SLS dapat menyebabkan iritasi kulit, kekeringan, dan ruam.

Emolien

Emolien adalah bahan dalam produk kosmetik dan perawatan kulit yang baik. Sejumlah emolien yang biasa digunakan dalam produk kosmetik dan perawatan kulit adalah lanolin, cocoa butter, isopropyl palmitate, isosterate, coconut butter, dan myristyl lactate. Sayangnya, tidak semua jenis kulit cocok untuk menggunakan produk kosmetik dan perawatan kulit yang mengandung emolien.

Minyak esensial

Bahan yang menyebabkan alergi kosmetik adalah minyak esensial. Minyak esensial biasanya ditemukan dalam krim dan serum wajah, pembersih wajah, sabun tubuh, dan produk scrub. Namun, beberapa jenis kandungan minyak esensial dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit.

Apa saja Tips Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Alergi Produk Kecantikan?

Meskipun secara umum ciri wajah dari alergi produk kecantikan ringan, dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, kondisi ini dapat menyebabkan anafilaksis. Anafilaksis sendiri merupakan suatu reaksi alergi yang cukup parah dan bisa menelan nyawa.

Sebenarnya, cara untuk mengatasi alergi produk kecantikan tergantung pada  lokasi, jenis, dan beratnya alergi produk yang diderita. Untuk reaksi alergi yang tergolong ringan, Anda bisa melakukan pertolongan pertama alergi produk kecantikan di rumah. Secara umum cara mengatasi alergi kosmetik adalah sebagai berikut :

Segera hentikan penggunaan kosmetik

Salah satu cara mengatasi alergi kosmetik adalah dengan segera menghentikan penggunaannya.Terus menggunakan produk kosmetik atau perawatan kulit justru bisa memperburuk kondisi kulit. Anda juga disarankan untuk tidak menggosok wajah atau menggunakan sabun dan krim yang mengandung pewangi.

Gunakan kompres dingin

Cara mengatasi alergi kosmetik selanjutnya adalah dengan menggunakan kompres dingin. Pertolongan pertama untuk alergi kosmetik ini bertujuan untuk mengurangi peradangan sekaligus menenangkan kulit yang gatal.

Untuk melakukan ini, basahi handuk atau kain bersih dengan air dingin, peras airnya. Kemudian tempelkan pada area kulit wajah yang mengalami alergi. Lakukan langkah ini beberapa kali sesuai kebutuhan, untuk meredakan ketidaknyamanan.

Baca Juga : Manfaat Buah Manggis untuk Kesehatan dan Kecantikan

Oleskan pelembab

Cara mengobati alergi kosmetik juga bisa mengoleskan pelembab. Anda dapat menemukan pelembap yang dijual bebas atau salep emolien yang diresepkan. Tujuan penggunaan pelembab adalah untuk melembabkan kulit kering dan mengurangi rasa gatal yang ditimbulkannya. Selain itu, fungsi pelembab juga dapat membantu melindungi lapisan kulit dari paparan alergen.

Minum obat antihistamin

Mengonsumsi obat antihistamin merupakan salah satu cara untuk mengatasi alergi kosmetik. Selain dalam bentuk tablet, antihistamin juga hadir dalam bentuk salep, obat tetes mata, dan obat semprot hidung.

Anda bisa mendapatkan antihistamin yang dijual bebas untuk meredakan kemerahan pada kulit, ruam gatal, gatal-gatal, dan pembengkakan pada wajah. Antihistamin juga dapat membantu meredakan gejala alergi lainnya, seperti mata berair, pilek, dan kesulitan bernapas.

Kortikosteroid

Kortikosteroid juga dapat digunakan sebagai cara untuk mengobati alergi kosmetik. Kortikosteroid banyak ditemukan pada krim topikal, obat-obatan dalam bentuk semprotan, dan obat tetes mata.

Steroid dapat membantu meredakan gatal dan peradangan yang muncul sebagai ciri wajah dari alergi kosmetik. Namun, pastikan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan krim steroid sebagai cara mengatasi alergi kosmetik. Pasalnya, steroid biasanya tidak bisa dibeli bebas di apotek.

Bagaimana mencegah alergi kosmetik agar tidak muncul di kemudian hari?

Tindakan preventif tentu lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, jika Anda rentan alergi atau sensitif terhadap penggunaan bahan kosmetik dan produk perawatan kulit tertentu, ada baiknya menempuh berbagai cara untuk mencegah alergi kosmetik berikut ini :

Baca daftar bahan aktif yang tertera di kemasan

Salah satu cara mencegah alergi kosmetik adalah dengan selalu membaca daftar bahan aktif yang tertera pada kemasan produk. Dengan mengetahui bahan apa saja yang rentan menyebabkan alergi kulit, Anda bisa terhindar dari penggunaannya.

Lakukan tes kulit

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, Anda bisa menguji kulit terlebih dahulu sebelum menggunakan berbagai produk kosmetik dan perawatan kulit. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya reaksi iritasi atau alergi akibat penggunaan produk kosmetik dan perawatan kulit.

Untuk melakukan ini, aplikasikan kosmetik atau produk perawatan kulit ke area kulit pergelangan tangan atau siku. Kemudian, diamkan selama 48-72 jam untuk melihat reaksi pada kulit.

Jika Anda mengalami reaksi alergi berupa kulit kemerahan, bengkak, gatal, atau sensasi terbakar, sebaiknya tidak menggunakan produk tersebut. Sebaliknya jika kulit tidak mengalami reaksi apapun, maka Anda mungkin tergolong aman untuk digunakan.

Baca Juga : Manfaat Buah Pepaya untuk Kecantikan dan Rambut

Pilih produk perawatan kulit berlabel

Pastikan Anda memilih produk perawatan kulit berlabel hipoalergenik dan nonkomedogenik untuk menghindari reaksi alergi. Hypoallergenic berarti tidak rentan. Sedangkan nonkomedogenik tidak rentan menyumbat pori-pori.

Namun, beberapa produk dengan kedua label ini masih dapat menyebabkan reaksi negatif. Oleh karena itu, Anda tetap perlu melakukan skin test untuk mengetahui apakah terdapat reaksi negatif pada kulit.

Gunakan produk kosmetik pewangi pada pakaian

Hindari penggunaan parfum atau produk kosmetik yang mengandung pewangi langsung di kulit saat pertama kali menggunakannya. Sebaiknya semprotkan produk tersebut pada pakaian terlebih dahulu untuk meminimalkan efek samping yang terjadi

Artikel Terkait

Tinggalkan balasan

Berikan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer