BerandaApakah Investasi Saham Dalam Islam Haram Hukumnya?

Apakah Investasi Saham Dalam Islam Haram Hukumnya?

Apakah Investasi Saham Dalam Islam Haram Hukumnya? – Beberapa tahun belakangan ini, investasi saham memang tengah banyak dilakukan orang-orang. Bahkan public figure di Indonesia pun sudah mulai berinvestasi dan memamerkan keuntungan yang didapatkan dari investasi saham yang dijalankannya.

Mulai dari Raffi Ahmad hingga Kaesang Pangarep. Banyak yang tertarik untuk berinvestasi emas sebab berpotensi menambah pundi-pundi rupiah yang besar untuk para pelaku investasi.

Dan risikonya kecil jadi siapapun berani melakukan investasi saham. Tapi bagaimana pandangan investasi saham dalam islam? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa simak penjelasan dalam artikel ini.

Baca juga: 6 Cara Investasi Saham Jangka Panjang

Investasi emas adalah mendapatkan kepemilikan lewat pembelian saham usaha instansi atau seseorang yang diperdagangkan secara bebas melalui pasar saham. Keuntungan dari berinvestasi saham ini sangat berfluktuasi dan nilai sahamnya tergantung pada badan usaha itu sendiri.

Wujud saham biasanya berupa lembar surat berharga. Di Indonesia sudah ada Undang-Undang yang mengatur tentang saham. Tapi dalam padangan islam, terjadi perdebatan terkait penetapan hokum investasi saham ini.

Tujuan pembeli saham adalah mendapatkan pengembalian yang sesujai berdasarkan persentase modal yang diberikan apabila sebuah perusahaan atau instansi mendapatkan keuntungan.

Dan sebaliknya, perusahaan yang mengalami kerugian juga akan membuat pemilik saham ikut menanggungnya sesuai persentase modal yang diberikan.

Maka dari itu, saham diklasifikasikan sebagai bentuk syirkan atau perserikatan dagang. Saham adalah salah satu instrument investasi yang diperbolehkan dalam islam selama investasi tersebut memenuhi syarat yang berlaku.

Baca juga: Rekomendasi 4 Investasi Saham Syariah Terbaik

Misalnya saham yang diperdagangkan tidak memproduksi barang yang haram seperti minuman keras, prostitusi, industry kasino dan sebagainya. Tapi ada beberapa kelompok yang mengatakan bahwasanya investasi saham dalam islam boleh asal tidak ada riba di dalamnya.

Meski demikian, ada beberapa kelompok yang berpendapat jika jual beli saham memiliki hokum yang haram. Meskipun yang mengeluarkan saham adalah perusahaan yang memproduksi produk-produk halal.

Alasan mengapa investasi saham haram dikarenakan bentuk perusahaan tidak islami dan tidak ada ijab dan qobul dalam investasi saham ini. Mui memperbolehkan invetasi saham di pasar modal asalkan investasi yang dilakukan menghindari beberapa hal.

Investasi Saham Dalam Islam Boleh Asalkan Menghindari Beberapa Hal

  • Hal pertama yang harus dihindari apabila ingin melakukan transaksi di pasar modal adalah hindari transaksi atau perdangan atau permintaan yang palsu.
  • Hindari juga perdagangan ataupun transaksi jika tidak disertai dengan adanya penyerahan barang ataupun jasa.
  • Transaksi atau perdagangan atas barang atau jasa yang belum dimiliki.
  • Penjualan efek menggunakan atau memanfaatkan informasi dari orang dalam perusahaan atau emiten.
  • Transaksi marjin mengandung unsur bunga atau riba.
  • Tujuan bertransaksi atau perdangan adalah untuk upaya penimbunan atau ihtikar.
  • Melakukan transaksi atau perdangan yang mengandung unsur suap di dalamnya atau risywah.
  • Transaksi yang mengandung spekulasi atau gharar, penipuan, menyembunyikan kecacatan dan upaya mempengaruhi pihak lain yang di dalamnya terdapat unsur kebohongan atau taghrir.

Baca juga: Hukum Investasi Syariah di Reksadana Menurut MUI

Investasi saham dalam islam boleh saja dilakukan asalkan transaksi tersebut menghindari beberapa hal.

Selain itu, untuk kamu yang hendak berinvestasi saham nanti usahakan memilih berinvestasi pada peruhsaan yang kegiatannya tidak bertentangan dengan islam misalnya perjudian, seks, komersial, hiburan dan lain sebagainya.

Dan rasio keuangan dari perusahaan juga harus sesuai dengan aturan. Jadi silahkan pilih investasi pada perusahaan dengan kategori seperti ini.

Daftar AJAIB Investasi DISINI

ajaib investasi
Artikel Terkait

Tinggalkan balasan

Berikan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer