BerandaContoh Gaya Hidup Boros dan Cara Menghindarinya

Contoh Gaya Hidup Boros dan Cara Menghindarinya

Contoh Gaya Hidup Boros dan Cara Menghindarinya – Di akhir bulan banyak sekali orang yang mengalami kantong kering. Khususnya bagi mereka yang bekerja kantoran,perusahaan, dinas dan lain-lain.

Itu terjadi kadang kala di sebabkan oleh gaya hidup boros yang digunakan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Setelah menerima gaji mereka bergaya hidup boros diawal bulan, dan akhirnya mereka kebingungan di akhir bulan.

Baca juga: Tips Menerapkan Gaya Hidup Minimalis dan Manfaatnya

Setiap orang memanglah mempunyai karakteristik gaya hidup yang berbeda. Termasuk ketika mengelola uang bulanan.

Bahkan hampir semua gaya hidup dapat mempengaruhi keuangan bagi setiap orang.

Dari banyaknya sikap yang menggambarkan gaya hidup, ada beberapa contoh gaya hidup yang membuat anda jadi boros.

Berikut ini merupakan beberapa contoh gaya hidup boros yang perlu anda ketahui :

Apa Saja Contoh Gaya Hidup Boros ?

Kecanduan Credit Card

Credit card (kartu kredit) memanglah sangat memberikan banyak manfaat kemudahan bagi kita untuk transaksi apapun itu, dan membeli sesuatu yang kita mau.

Anda hanya perlu memberikan kartu ataupun menggeseknya, maka apa saja yang anda ingin akan sangat mudah untuk anda peroleh.

Akan tetapi jika anda tidak dapat mengontrol penggunaan kartu kredit dengan bijak, maka akan membuat pembengkakan tagihan di hari/ bulan berikutnya.

Bukan memudahkan, malah ini akan mempersulit anda. Penggunaan kartu kredit malah membuat kamu jadi boros membelanjakan uang dengan berhutang.

Keseringan Nongkrong

Keiatan ini merupakan rutinitas yang sering sekali dilakukan oleh kebanyakan orang, khususnya anak remaja.

Nongkrong merupakan salah satu contoh gaya hidup boros. Apalagi jika anda nongkrongnya di warung, angkringan, kafe dan sejenisnya.

Baca juga: Gaya Hidup yang Mengancam Keamanan Finansial Generasi Milenial

Nongkrong tidak cukup jika Cuma sekedar minum kopi sambil wifi-an, anda pasti juga akan butuh makanan ringan.

Karena terbawa suasana, kita biasanya mudah lupa sudah menghabiskan banyak makanan. Akhirnya pengeluaran kita menjadi banyak dan menjadi boros.

Sering Membeli Makanan di Luar

Orang yang biasa mempunyai kegiatan di luar rumah akan cenderung membeli makanan di luar dibandingkan membawa bekal dari rumah.

Baik itu hanya sekedar ngemil maupun membeli makan seperti nasi.

Ini biasanya terjadi di kalangan pelajar, mahasiswa, bahkan pekerja kantoran.

Jika hal itu terjadi setiap hari, bisa anda hitung berapa banyak pengeluaran untuk biaya makan saja dalam jangka waktu satu bulan.

Pastinya uang gaji anda akan terpotong lebih banyak. Begitupun dengan pelajar atau mahasiswa, mereka akan sulit sekali menabung.

Naik Transportasi

Perkembangan teknologi dengan berbasis transportasi saat ini makin banyak diminati orang. Tarifnya pun beragam.

Tergantung jenis kendaraan yang di naiki dan jangka yang ditempuh.

Apalagi jika anda naik taxi, maka biaya yang harus dikeluarkan cukup mahal.

Baca juga: Tips Gaya Hidup Sehat Bagi Remaja

Dan saat anda rutin menggunakan transportasi setiap hari, maka uang anda akan boros.

Terlebih bagi pelajar, mahasiswa, dan pekerja kantoran dimana setiap hari pasti membutuhkan transportasi.

Merokok

Memang harga rokok setiap bungkusnya tidaklah begitu mahal.

Tapi sangat mustahi bagi seorang perokok jika hanya merokok 2 atau 3 kali dalam seminggu, bahkan tak jarang mereka dapat menghabiskan 2 bahkan lebih batang rokok dalam sehari saja.

Rokok sendiri dikenal mempunyai zat yang bisa membuat orang menjadi ketagihan.

Hal itulah yang membuat perokok jadi boros uang. Orang yang sudah kecanduan merokok akan kesulitan untuk bisa berhenti merokok.

Tetapi bukan berarti anda tidak bisa berhenti merokok, atau sekedar mengurangi untuk merokok dalam seminggu agar bisa hemat.

Cobalah perlahan secara bertahap. Lama kelamaan anda akan terbiasa dengan itu.

Hobi Traveling

Traveling merupakan rutinitas yang banyak di gandrungi  oleh orang-orang. Tak hanya saat liburan saja.

Di hari-hari biasa pun traveling menjadi hal yang biasa dilakukan oleh berbagai kalangan.

Anda perlu memikirkan berapa banyak biaya yang harus anda keluarkan ketika ingin traveling.

Traveling merupakan kegiatan yang tidak mengenal kata hemat.

Saat  anda sudah berada di tempat traveling, maka berapapun uang yang anda bawa akan sangat mudah untuk dihabiskan tanpa anda sadari.

Sering Berbelanja di Mall

Mall merupakan salah satu tempat belanja terfavorit yang banyak sekali di senangi berbagai kalangan yang suka shoping.

Kebutuhan apa saja bisa anda temukan di tempat ini.

Dengan adanya kemewahan yang ada di mall membuat orang-orang tak tanggung-tanggung untuk megeluarkan uang banyak ketika pergi ke mall.

Sehingga orang yang biasa pergi belanja ke mall akan sering sekali boros.

Walaupun tidak setiap hari belanja ke mall, tapi anda akan tetap boros jika menjadikan mall sebagai tempat andalan bagi anda utuk mencari kebutuhan. 

Bagaimana Cara Menghindari Gaya Hidup Boros ?

Generasi milenial bisa dikatakan termasuk yang paling boros tentang hal keuangan dibandingkan generasi lainnnya. 

Karena anak milenial susah sekali mengatur keuangan. Tentu anda tidak ingin mempunyai masa depan finansial yang tak sesuai harapan.

Baca juga: Ciri-ciri Gaya Hidup Konsumtif, Penyebab dan Cara Menghindarinya

Maka dari itu, anda perlu memikirkan kehidupan anda berikutnya.

Agar bisa menahan nafsu untuk berbelanja, berikut ini merupakan cara untuk menghindari gaya hidup boros yang perlu anda coba.

Membuat Rekening Tabungan

Cara yang sangat mudah dan paling ampuh untuk menghindari gaya hidup boros yaitu dengan mempunyai tabungan.

Jika selama ini anda menabung di celengan yang biasa anda letakkan di lemari baju.

Itu merupakan cara kuno yang malah dapat membuat anda lebih mudah mengambilnya sewaktu-waktu saat anda membutuhkan.

Agar anda bisa menabung dengan maksimal, maka anda perlu membuat rekening tabungan dan tabunglah uang anda di bank.

Di jaman sekarang ini bank sudah menyediakan fitur menabung tanpa adanya kartu ATM, internet banking, ataupun mobile banking.

Dengan begitu anda tidak akan bisa mengambil uang anda.

Jika cara itu kurang ampuh bagi anda, anda bisa coba membuka rekening tabungan deposito, yang mana setorannya dilakukan dengan cara autodebet tiap tanggal tertentu setiap anda gajian.

Deposito tidak bisa anda ambil sebelum jatuh tempo. Itu membuat anda terpaksa untuk menabung.

Bawa Uang Tunai Secukupnya

Suatu riset menjelaskan bahwa semakin banyak orang membawa uang tunai ketika keluar rumah, maka akan semakin besar pula keinginan untuk belanja.

Karena tanpa disadari, ketika anda mempunyai banyak uang maka anda akan merasa itu akan cukup bagi anda hingga anda akan terus berbelanja.

Bila ini dibiarkan, jelas akan membuat anda terus menerus boros.

Maka dari itu anda perlu membiasakan untuk membawa uang tunai seperlunya saja. Agar anda dapat mengontrol pengeluaran anda dengan baik.

Manfaat lainnya ketika anda membawa uang terbatas yaitu anda akan terhindar dari aksi kejahatan, ketika ada pencopet mengambil dompet anda, anda tidak akan terlalu khawatir karna uang yang anda bawa hanya sedikit.

Apalagi saat ini sudah banyak bermunculan dompet digital atau e-wallet yang dapat anda gunakan untuk transaksi online maupun offline.

Tapi perlu juga diingat, agar anda menyimpan saldo seperlunya saja di e-wallet untuk mencegah hasrat berbelanja banyak barang.

Buat Anggaran Belanja

Cara yang cukup mudah selanjutnya untuk menghindari gaya hidup boros yaitu dengan membuat anggaran belanja.

Entah itu belanja mingguan ataupun bulanan, anggaran belanja  akan jadi pedoman untuk kebutuhan yang harus anda beli.

Agar dapat membuat anggaran belanja yang benar, maka anda perlu membagi beberapa rencana pengeluaran baik itu kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder.

Dengan demikian anda bisa tahu apa saja kebutuhan yang nyatanya tidak terlalu anda butuhkan dan bisa anda cegah untuk tidak membelinya lagi di hari berikutnya.

Pembagian keuangan yang benar biasanya yaitu 40% dari penghasilan bulanan untuk uang belanja bulanan.

Contohnya yaitu, apabila gaji bulanan anda 3 juta, maka sisakan 1,2 juta untuk anggaran belanja.

Meski begitu, sebaik apapun anda membuat anggaran belanja, hal yang terpenting yaitu menepatinya.

Bagaimana Cara Memilih Teman?

Selektif dalam Memilih Teman

Ada yang bilang, semakin dewasa maka akan semakin sedikit teman. Hal ini jangan malah membuat anda bersedih, karena hidup memang seperti itu.

Maka tidak ada salahnya jika anda selektif dalam memilih teman.

Tapi, bukan berarti anda harus menutup diri, anda hanya perlu menghindari teman yang sangat memiliki peluang untuk membawa dampak buruk dengan kebiasaan gaya hidup boros.

Banyak sekali anak milenial jaman sekarang yang terjebak dalam gaya hidup boros dikarenakan pergaulan lingkungan yang salah.

Misalnya teman-teman yang hobi belanja barang branded, sering traveling keluar negeri, bahkan suka nongkrong di kafe mahal.

Jika hanya untuk sesekali masih tak masalah anda melakukannya demi menyenangkan diri.

Tetapi jangan anda melakukannya cuma karna ingin dianggap anak kekinian.

Maka dari itu agar anda tidak salah dalam memilih pergaulan, anda harus selektif memilih teman.

Hindari Berhutang

Mungkin kebutuhan anda dapat terpenuhi dengan berhutang, tapi pikirkanlah dampaknya di kemudian hari, karena anda akan merasa terbebani oleh tagihan.

Apalagi ketika hutang anda sudah mulai menggunung, hal itu akan membuat anda jadi stress.

Kebiasaan berhutang ini muncul dikarenakan gaya hidup boros, yang mana pengeluaran lebih besar dari penghasilan.

Maka dari itu cara yang ampuh untuk menghindari sifat boros yaitu dengan sebisa mungkin menjauhi hutang.

Bagi anda yang memiliki kartu kredit gunakanlah seperlunya dan pakailah di saat benar-benar membutuhkannya.

Jika memnag punya hutang maka usahakan untuk membayarnya tepat waktu sesuaikan juga dengan penghasilan yang dimiliki ketika memang benar-benar terpaksa harus berhutang. Agar hidup anda tenang an sejahtera.

Kurangi Kebiasaan Nongkrong

Di daerah kota, hal yang paling sering buat anak-anak milenial boros yaitu hobi nongkrong.

Mulai dari party di cafe setiap malam misalnya, atau sekedar nongkrong di coffe shop mahal dimana harga minumannya mulai dari puluhan ribu bahkan ratusan ribu.

Tak usah heran pengeluaran ketiak nongkrong bisa menyentuh angka ratusan hingga jutaan rupiah setiap kali nongkrong saja.

Bagaimana tidak anak milenial sekarang banyak yang suka traktir teman-temannya hanya untuk membuktikan bahwa dia mampu dan butuh pujian.

Mungkin bagi yang punya penghasila berjuta-juta, itu bukan menjadi masalah bagi anda. tapi apabila Anda party atau nongkrong tiap hari, lama-lama uang anda akan habis juga hanya untuk di buat nongkrong saja.

Maka dari itu, agar tidak boros, kurangilah kebiasaan nongkrong dan ganti dengan hal-hal positif seperti membaca novel, menghabiskan waktu bersama orang tua dan keluarga, atau dengan berolahraga.

Artikel Terkait

Tinggalkan balasan

Berikan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer