BerandaFinansial6 Cara Memilih Saham Terpercaya , Minimalisir Kerugian!

6 Cara Memilih Saham Terpercaya , Minimalisir Kerugian!

Anda tertarik berinvestasi, tetapi bingung memilih saham yang cocok? Simak cara memilih saham terpercaya untuk investor dan trader pemula, di sini. 

Investasi jadi salah satu upaya, meraih kekayaan di masa mendatang. Dengan berinvestasi pada emiten saham terbaik, Anda bisa mendapatkan pasif income secara rutin.

Meskipun menggiurkan, tetapi instrumen investasi jenis ini turut memiliki risiko tinggi, terlebih bagi pemula. 

Oleh karena itu, masyarakat yang ingin memulai investasi di bursa saham, harus tahu lebih dulu ilmu dan cara kerjanya.

Paling utama lakukan analisis, sebelum membeli lot saham untuk meminimalisir risiko kerugian.

Bagaimana Cara Memilih Saham Terpercaya ?

Setiap investor dan trader berpengalaman, memiliki cara dan teknik sendiri dalam memililh saham. Umumnya dilakukan lewat analisis fundamental dan teknikal.

Melalui dua analisis ini, dapat diketahui apakah saham tergolong sehat atau tidak. 

Saham yang tidak sehat sebaiknya dihindari investor pemula karena berisiko tinggi menyebabkan kerugian.

Alhasil, bukan keuntungan yang Anda dapat melainkan dana investasi melayang. Melalui beberapa sumber, berikut deretan cara memilih saham yang tepat.

1. Analisis Keuangan Perusahaan

Cara memilih saham berdasarkan fundamental, menjadi upaya menghindari risiko loss atau kerugian.

Analisis fundamental merujuk pada data laporan keuangan perusahaan. Perusahaan yang sehat memiliki fundamental baik dan stabil, bisa dijadikan pertimbangan membeli. 

Teknik lain digunakan untuk menilai saham adalah analisis teknikal. Tujuan analisis ini untuk mengetahui harga saham berdasarkan harga historis.

Penting bagi Anda melakukan screening perusahaan mana yang layak untuk jadi ladang investasi dan bukan. 

2. Pertimbangkan Emiten Saham dari Perbankan dan Consumer Good

Sebelum membeli saham, Anda perlu melakukan pendekatan atau kenalan dulu dengan perusahaan yang diincar. Hal ini agar tak khawatir uang investasi hilang tanpa kejelasan. 

Ketika Anda membeli saham, modal akan digunakan untuk mengembangkan bisnis sehingga menghasilkan keuntungan besar. Nantinya, dilakukan pembagian laba atau dividen. 

Sebagai pemula, sebaiknya pilih perusahaan yang dekat dengan Anda. Misalnya, bergerak di bidang perbankan, provider internet, atau barang-barang konsumsi.

Setidaknya, Anda tahu produk atau jasa apa yang dihasilkan perusahaan dan kegiatan operasionalnya nyata adanya. 

3. Mulai dengan Modal Kecil

Tips berinvestasi saham yaitu memulai dari modal kecil. Anda dapat menyesuaikan dengan kemampuan dan dana yang dimiliki saat ini. 

Konsep investasi yaitu sebagai perlindungan kekayaan dari inflasi sekaligus untuk meraih keuntungan di masa mendatang.

Artinya, Anda tak usah terburu-buru berinvestasi dalam jumlah besar jika belum memahami dan menguasai teknik investasi.

Di bursa saham banyak perusahaan yang menawarkan harga saham relatif rendah. Sehingga, Anda bebas membeli sesuai budget tanpa harus berhutang.

Namun, tetap lakukan filtering dan analisis. 

4. Perhatikan Indeks dan Pergerakan Harga Market

Cara memilih saham yang baik yaitu memantau harga market dan indeks saham. Investor dan trader bijak, selalu update dengan informasi seputar pasar modal.

Sehingga nggak ketinggalan peluang menguntungkan. Anda perlu mengikuti pergerakan harga saham yang cenderung berubah tiap menitnya. 

5. Memilih Sekuritas dengan Biaya Minim

Kendala paling sering dijumpai pemula yaitu modal untuk investasi minim dan belum paham memilih perusahaan sekuritas. 

Perusahaan sekuritas adalah badan yang membantu pemegang modal membeli saham di bursa efek.

Jadi, ketika ingin investasi Anda memerlukan jasa dari sekuritas. Salah satu trik berinvestasi di pasar modal adalah menggunakan jasa sekuritas dengan biaya terjangkau. 

6. Cek ROE dan DER

Return of equity saham pada perusahaan yang baik, selalu berada di atas angka utang alias kredit bank.

Sedangkan, DER atau debt to equity ratio adalah rasio besaran hutang dimiliki perusahaan. Biasanya nilai DER lebih kecil daripada ekuitasnya.

Selain cara memilih saham terpercaya di atas, Anda juga perlu meningkatkan literasi seputar investasi.

Sehingga, menjadi trader bijak yang mampu melihat peluang dan meminimalisir risiko kerugian. 

Artikel Terkait

Tinggalkan balasan

Berikan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer