BerandaFinansial5 Jenis Dividen Saham dalam Investasi

5 Jenis Dividen Saham dalam Investasi

Dividen saham adalah pembagian laba perusahaan, kepada investor dan pemegang saham dalam periode tertentu.

Apabila meraih keuntungan, maka Anda berhak mendapatkan dividen berupa cash maupun dalam bentuk lainnya.

Setiap investor dan pemegang saham, berhak menerima dividen. Walaupun jumlahnya masih minim atau hanya satu lot.

Seperti halnya, perusahaan BRI yang baru-baru ini akan membayarkan bagi hasil pada pemegang saham senilai 26,4 trilliun. 

Hasil pembagian yang diperoleh setiap investor, akan berbeda-beda sesuai banyaknya lot atau lembar saham yang dimiliki.

Meskipun familiar, ternyata dividen tak selalu dalam bentuk tunai, adapula jenis dividen lain yang dibagikan pada investor.

Jenis-jenis Dividen dalam Investasi

1. Cash

Tunai merupakan pembayaran dividen, paling umum di tanah air. Sistem pembagian laba ini, sangat dinanti oleh pemegang saham tiap periode.

Sebab uang yang diberikan sesuai dengan jumlah kepemilikan slot saham. Nantinya, laba yang dibayarkan akan langsung masuk ke dalam rekening. 

2. Properti

Belum familiar dengan dividen properti? Jenis pembagian laba ini, berlaku bagi perusahaan dengan keuangan kas operasi terbatas.

Lantaran tidak mampu membayar dividen tunai secara penuh, maka dialihkan menjadi real estate maupun kendaraan. 

3. Likuidasi

Likuidasi merupakan pengembalian modal yang diberikan pemegang saham dan investor. Umumnya, terjadi karena perusahaan mengalami tanda kebangkrutan. 

4. Saham

Beberapa perusahaan menerapkan pembagian laba, dalam bentuk saham agar investor dan perusahaan sama-sama untung.

Uang atau jumlah laba akan dibagikan menjadi saham. Jadi, tidak ada uang masuk ke rekening.

Misalnya, Anda memiliki 5 lot saham BCA, maka jumlah saham bisa bertambah karena pembagian laba. 

Jenis pembagian ini memiliki keuntungan dan kekurangan. Di sisi lain, pemegang saham dapat menambah aset investasi di masa mendatang.

Namun, tidak dapat menggunakan uang hasil keuntungan sebagai konsumsi. 

5. Janji Hutang

Perusahaan berkewajiban membayarkan laba yang didapat dari keuntungan operasional kepada setiap pemegang saham.

Apabila, gagal dibayarkan maka perusahaan perlu memberikan janji hutang. 

Nantinya perusahaan akan membayarkan, jika perusahaan mendapatkan untung atau memberikan laba dalam bentuk lain, seperti properti atau saham. 

Kapan Dividen dibagikan? 

Setiap perusahaan memiliki waktu berbeda membagikan laba, sehingga tak selalu sama. Namun, umumnya dividen diberikan setiap satu tahun sekali pada periode tertentu. 

Bahkan, adapula perusahaan yang membagikan laba setiap dua tahun sekali. Keuntungan yang akan dibagikan, dilakukan setelah pelaksanaan rapat umum pemegang saham. 

Dalam kondisi tertentu, perusahaan bisa membatalkan pembagian laba akibat kerugian yang dialami oleh perusahaan dalam bisnis dan operasionalnya.

Satu tak ketinggalan, wajib pemegang saham perhatikan. Jika ingin mendapatkan dividen yaitu tanggal cum-date dan ex-date. 

Cumdate merupakan batas terakhir, seseorang berhak mendapatkan pembagian laba. Apabila Anda membeli saham di tanggal ex-date, maka tidak berhak mendapatkan pembagian laba. 

Itulah jenis dividen saham beserta waktu pembagiannya. Apabila belum mendapatkan dividen, Anda dapat meraih keuntungan melalui capital gain saat menjual saham. 

Artikel Terkait

Tinggalkan balasan

Berikan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer